Amarah, Paku & Kayu.

Sabtu, 26 November 2011

Dalam 1 keluarga terdapat seorang anak yang begitu mudah tersinggung dan selalu marah. Bila anak tersebut marah dia tidak peduli d imanapun dia berada dan bersama siapapun, orang di sekelilingnya selalu menjadi korbannya. Banyak sekali orang yang tersinggung dan sakit hati akibat perbuatannya.

Suatu hari dia bertanya kepada ayahnya yangg bijak " ayah, bagaimana saya harus menahan rasa amarah itu jika saya sedang kesal " ayahnya hanya menyarankan " jika dalam keadaan kondisi sedang marah, ambilah paku dan setiap kamu marah tancapkan paku tersebut ke dalam kayu ini. maka, Setiap kali anak tersebut sedang marah, dia selalu menancapkan paku-paku tersebut ke kayu, sesuai dengan saran ayahnya.

ketika suatu saat dia merasa gembira sekali karena dia sudah bisa menahan rasa marah dan dia menceritakan lagi kepada ayahnya bahwa dia sudah mengendalikan amarah dia, lalu ayahnya yg bijak menyarankan " sekarang kamu sudah bisa menahan rasa marah, dalam keadaan gembira sekarang coba kamu tarik semua paku-paku tersebut dari kayu ini. "akhirnya anak itu mengikuti saran ayahnya. Setelah ayahnya melihat lalu berkata " apa yang kamu lihat dalam kayu ini ? anak itu menjawab " banyak sekali lubang pak.." lalu ayahnya tersenyum, dan mengatakan " lubang itu adalah amarahmu dan kayu itu adalah orang yang ada disekelilingmu, sekarang kamu telah mencabutnya tapi bekas lubang itu tetap ada. Bagaimanapun kamu minta maaf, manusia tetap meninggalkan luka akibat perbuatanmu."

Semoga setelah membaca kisah di atas kita bisa mengambil hikmahnya Aamiin..

kisah di ambil dari:

Description
: Amarah, Paku & Kayu.
Rating
: 4.5
Reviewer
: Runanculus Ina
ItemReviewed
: Amarah, Paku & Kayu.

2 komentar for Amarah, Paku & Kayu.:

  1. Assalamualaikum.. :)
    nice story, so inspiratif...
    gimana kabarnya ini, ana baru tahu ada blog ini.. :D

    BalasHapus
  2. Wa'alaikumsalam,,,,

    blog lama pak, isinya juga co_past semua...
    hehehe... :p

    alhamdulillah kabarnya baik,,,

    pak masil sendiri gimana???

    BalasHapus